Selasa, 20 Maret 2012

Komponen dan Karakteristik Pengajaran Mikro

1.    Komponen pengajaran mikro
Terdapat 8 komponen kemahiran pengajaran mikro iaitu, kemahiran induksi, penerangan, penyoalan, peneguhan, variasi ransangan, penggunaan alat bantu mengajar, penggunaan papan tulis, serta penutupan dan membuat kesimpulan.
a.    Kemahiran Induksi
Kemahiran set induksi merupakan sesi permulaan sesuatu proses pengajaran. Ia bertujuan supaya murid bersedia belajar dan berfikir sesuatu.
b.    Penerangan
Penerangan merupakan suatu kemahiran yang digunakan untuk menjelaskan atau menghuraikan sesuatu benda dengan menggunakan contoh atau ilustrasi.
c.    Penyoalan
Kemahiran menyoal merupakan suatu kemahiran yang amat kompleks.
Sekiranya kemahiran ini digunakan dengan berkesan
d.    Penggunaan Papan Tulis
Papan tulis digunakan untuk menjelaskan sesuatu fakta, konsep atau idea yang abstrak. Ia juga adalah bagi memberikan peluang kepada murid-murid mencatat nota dari papan tulis.
e.    Penutupan Dan Membuat Kesimpulan
Kemahiran penutupan dan membuat kesimpulan ini diperlukan untuk merumus perkara yang telah dipelari. Ia juga untuk menilai semula isi-isi pelajaran yang telah dikuasai. Selain itu, ia penting untuk menekankan isi-isi penting.

2.    Karakteristik pengajaran mikro
Konsep pengajaran mikro dilandasi oleh pokok-pokok pikiran, yaitu Pengajaran yang nyata, artinya pengajaran di laksanakan tidak dalam bentuk sebenarnya, tetapi berbentuk mini dengan karakteristik sebagai berikut :
a)  Peserta berkisar antara 5 – 10 orang
b)  waktu mengajar terbatas sekitar 10-15 menit
c)  komponen mengajar dikembangkan terbatas
d)  Latihan terpusat pada keterampilan mengajar.
e)  Mempergunakan informasi dan pengetahuan tentang tingkat belajar
f)   umpan balik terhadap kemampuan guru / calon guru.
g)  pengajaran di laksanakan bagi para siswa dengan latar belakang yang berbeda-beda dan berdasarkan pada kemampuan intelektual kelompok usia tertentu.
h)  Pengontrolan secara ketat terhadap lingkungan latihan yang di selenggarakan dalam laboratorium mikro teaching
i)    Pengadaan low-threat-situation untuk memudahkan calon guru mengajari keterampilan mengajar.
j)    Penyediaan low-risk-situation yang memungkinkan siswa berpartisipasi aktif dalam pengajaran.
k)  Penyediaan kesempatan latihan ulang dan pengaturan distribusi latihan dalam jangka waktu tertentu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut